Twitter

Tentang Nilai-Nilai dalam Bersosialmedia

Kemarin saya duduk berbincang-bincang dengan salah satu wartawan di salah satu media online yang berdomisili di tempat saya tinggal. Dari segi usia dia lebih tua dari saya, saya sudah lama mengenalnya dengan aktivitas jurnalistiknya.

Awalnya dia mengajak saya untuk menulis di salah satu media online yang dia bergabung di dalamnya, diskusi pun berlanjut tentang dunia jurnalistik, bagaimana mencari informasi, di mana informasi didapatkan, dan banyak hal-hal berguna lainnya. Lama kelamaan pembicaraan beralih ke topik-topik yang lain yang menarik perhatian saya, yakni tentang bersosial media dan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam bersosial media.

“Sosial media seperti Facebook, lama lama semakin murah. Maksudnya murah begini, yang di-posting hal-hal sepele yang tidak bermanfaat, lagi makan diunggah, foto anak kecil yang tidak tahu apa juga diunggah, padahal nanti kalau sudah besar, siapa yang bisa menjamin kalau foto si kecil yang lucu itu bisa menjadi sangat memalukan bagi anaknya sendiri?” ungkapnya.

Saya mengangguk, karena saya juga berkeyakinan yang sama tentang hal ini. Sering saya katakan kepada keluarga saya untuk membatasi diri mengunggah hal-hal yang bersifat pribadi ke media sosial seperti Facebook atau Instagram. Walaupun tidak dapat berubah 100%, setidaknya apa yang saya jelaskan masuk akal dan didengar, kadang dihapus, kadang juga nanti unggah lagi, namanya juga manusia, butuh proses untuk berubah.

Sosial media seharusnya bernilai guna, bukan sekedar perbaharui status lagi makan apa, sedang bosan dan hal-hal yang memang kadang tidak ada nilainya di sana. Banyak saya melihat kawan-kawan yang menggunakan sosial media sebagai alat untuk branding, untuk berdakwah, untuk berdagang, untuk menambah relasi. Tak jarang pula saya melihat sosial media digunakan untuk menyebarkan hal-hal positif yang dapat berdampak kehidupan orang banyak. Sudah banyak saya melihat bagaimana gerakan di sosial media bisa berdampak dalam kehidupan nyata.

Sosial media memang mengasyikan. Dapat berdiskusi dan berbagi apa saja. Tapi sosial media juga bisa melenakan dan berbahaya kalau tidak dibarengi dengan internet sehat dan menyebarkan konten-konten yang positif dan bermanfaat. Semoga kita dapat memaksimal potensi sosial media yang ada sebagai solusi bagi permasalahan yang kita hadapi, serta bermanfaat bagi yang lain. Selamat bersosial media.