QOTD

Menulis Ungkapan-Ungkapan Hebat

“Dance like no one’s watching. Sing like no one’s listening. Work like you don’t need the money. Love like you’ve never been hurt before. Live like there’s no tomorrow.”

Kebiasaan yang masih saya lakukan sampai sekarang adalah menulis penggalan kalimat yang menarik, entah itu dari buku yang saya baca, dari tulisan yang saya jumpai di media cetak, atau pun di media seperti blog.  Seperti penggalan di atas, saya tidak tahu pasti siapa yang menulis sepenggal kalimat di atas, tapi ini zamannya Om Google, dengan menuliskan penggalan kalimat di atas pada mesin pencari Google, ada banyak informasi tentang kalimat di atas yang bisa kita dapatkan.

Tentang kalimat di atas, adakalanya memang kita tidak perlu mendengar apa komentar orang, karena kadang kadang, komentar orang itu tidak serius atau bisa jadi cuma sekadar keisengan mengisi waktu luang mereka, atau malah memang komentarnya saja yang tidak cerdas 😉

Keep working, dancing, observing and live healthy.

Advertisements

[QOTD] Tentang Teman

“Janganlah kamu tertipu oleh zaman, putraku. Ketika sedang ditimpa musibah, jangan katakan,’aku punya saudara dan teman dekat.’ Ujilah mereka terlebih dahulu siapa sebenarnya mereka itu; apakah mereka teman bercanda atau kerabat atau fatamorgana atau teman dekat atau air mendidih yang menyakitka” (Nasehat Al hariri kepada putranya)

Ungkapan-ungkapan.

Ada banyak ungkapan yang saya suka dan saya catat di buku kecil, biasanya ungkapan-ungkapan itu saya kutip buku, film, artikel dan ceramah yang saya dengar, membaca kembali ungkapan-ungkapan seperti itu kadang bisa dijadikan sarana untuk merenung kembali sekaligus menyegarkan kembali semangat. Seperti beberapa ungkapan di bawah ini;

“Latihan bukanlah hal yang dilakukan setelah kita menjadi hebat. Latihan adalah hal yang membuat kita menjadi hebat.”

Biasanya, setiap ungkapan yang saya catat, selalu disertai dengan sumber, tapi ungkapan di atas tertulis di buku tanpa sumber. Bagaimanapun, ungkapan seperti di atas layak dihayati, karena tidak jarang, banyak yang ingin menjadi hebat tapi tidak mau berlatih, banyak yang ingin menjadi Penulis hebat, tapi tidak pernah menulis, banyak ingin menjadi Programmer hebat, tapi satu baris kode pun tidak pernah ditulis, padahal, mengutip perkataan y3dips, menulis ulang baris kode berulang kali sama sekali tidak diharamkan.

Menjadi hebat itu perlu proses, latihan dan kerja keras. Mereka yang hebat, biasanya tidak pernah merasa diri mereka hebat.

Di lain tempat saya mengutip perkataan Winston Churchill seperti ini;

“There is no such thing as public opinion. There is only published opinion.”

Benar adanya, opini publik tidak pernah menjadi opini publik kalau opini tersebut tidak pernah diterbitkan. Opini ditulis, opini diterbitkan, opini dibaca, maka opini tersebut menjadi opini publik. Pada saat opini cuma sebatas opini di pikiran, tanpa pernah diterbitkan, maka opini itu hanya tinggal pendapat yang selamanya tinggal di alam pikir, namun manakala opini menjelma menjadi tulisan, lalu kemudian diterbitkan, maka opini itu menjadi umum, menjadi opini publik.

Mari mewaspadai published opinion, mari menulis opini.