Belajar dari padamnya arus listrik

Beberapa waktu lalu aliran listrik padam, tak ada kabar dan berita apa penyebab padamnya listrik, memang akhir-akhir ini aliran listrik sering padam, kadang bisa padam sampai lima jam. Kejadian ini ada hikmahnya juga. Berhenti. Berhenti dari kesibukan yang seolah tak ada habisnya, lalu duduk merenung melihat apa yang selama ini luput dari pikiran. Ternyata ada dua hal yang selama ini kita alami. 1. Kurang bersyukur, 2. Alternatif lain selain PLN.

Kurang bersyukur

Ini baru saya sadari pada saat listrik padam, saya mulai mengeluh dan menggurutu karena ketiadaan listrik yang menyebabkan saya tidak bisa melanjutkan pekerjaan. Selama ini, arus listrik menyala berjam-jam, berhari-hari tapi sangat jarang saya syukuri keberadaanya. Saat tiba-tiba listrik padam, seolah seperti ada sesuatu yang selama ini kita nikmati namun tanpa kita syukuri yang hilang seketika. Memang kadang sesuatu itu menjadi penting dan berharga pada saat sudah tiada. Semoga listrik padam ini ada hikmahnya.

Alternatif penyedia listrik negara (PLN)

Setahu saya, selama ini PLN adalah satu-satunya perusahaan milik negara yang menyediakan suplai listrik ke seluruh pelosok negeri, walaupun kadang kinerja perusahaan milik negara ini kadang-kadang sering membuat pelanggan kecewa dengan ketidak jelasan padam-hidupnya arus listrik dan berbagai masalah lainnya. Ada anggapan bahwa selama ini perusahaan ini melakukan monopoli suplai listrik, tidak ada saingan sehingga membuat mereka menjadi semakin menjadi gantungan dan harapan masyarakat untuk ketersedian pasokan listrik.

Sekiranya ada alternatif lain (yang memang sebenarnya banyak alternatifnya namun mungkin terkendala regulasi), mungkin kinerja perusahaan listrik negara ini bisa lebih bersaing dan berinovasi jika tidak mau kalah bersaing. Iya. Kadang saingan itu penting dan perlu sebagai sparing-partner dan sebagai pengawal ide-ide inovatif.

Begitulah, dua hal ini muncul setelah pemadaman arus listrik yang semakin tidak jelas kapan berakhir dan kapan akan padam lagi. Masalah kadang membawa berkah solusi dan menjadi sebab untuk berhenti sejenak untuk duduk diam dan merenung.

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s