Tulisan Awal Tahun 2012

Mari bilang kalau ini adalah tulisan pertama saya di awal tahun yang baru ini. Setelah lama tidak menulis dan meniggalkan seadanya saja blog baru ini, padahal niat awal membuat blog dengan nama baru ini sebenarnya berangkat dari niat untuk rajin dan konsisten untuk menulis. Tapi apa daya dan upaya, kadang rencana kita dipasung oleh kemalasan kita sendiri.

Mari juga bilang, kalau di tulisan awal tahun ini, ingin rasanya saya berbagi apa yang saya lihat, dengar dan baca di awal tahun ini.

Pertama, kurang lebih 3 jam setengah sebelum permulaan tahun baru, saya dikejutkan dengan berita kriminal yang terjadi di Aceh, kampung halaman saya. Satu orang harus meregang nyawa akibat kekerasan dengan senjata api. Korban meninggal di tempat. Seperti dirilis Tempo, kejadian kedua terjadi pukul 21.00 WIB, 4 jam sebelum memasuki tahun baru, kejadian ini terjadi di bagian lain dari provinsi Aceh, masih dengan kriminal dengan senjata api, 3 orang meninggal ditembak orang tak dikenal. Rentetan kekerasan ini tidak hanya mencederai rasa kemanusia kita, tapi juga menyimpan syak wasangka yang kian hari kian kentara, belum lagi beberapa kasus kekerasan bersenjata yang terjadi beberapa waktu lalu, yang masih belum jelas penyelesaianya, belum lagi kasus teror bom, kini kami orang Aceh harus kembali dibuat resah dan khawatir dengan dua kekerasan bersenjata api yang terjadi kurang dari 3 jam.

Bukan maksud berburuk sangka atau menebar rasa takut, tapi dari segala kejadian-kejadian kriminal yang belakang terjadi tanpa penyelesaian tersebut, dikhawatirkan, masyarakat bisa jadi tidak lagi percaya dengan aparat penegak hukum di negeri ini dalam menyelesaikan konflik. Masalah seperti ini, bisa jadi, masyarakat mulai curiga kalau kekerasan semacam ini, mestilah ada kongkalikongnya. Kalau pihak yang berwenang tidak mengusut tuntas kasus-kasus seperti ini, bukan tidak mungkin kalau masyarakat tidak percaya lagi dengan aparat penegak hukum, walaupun akhir-akhir ini kepercayaan masyarakat sudah mulai berkurang karena banyak kasus kekerasan yang melibatkan aparat penegak hukum.

Aparat penegak hukum seharusnya bisa melihat momentum kriminal ini sebagai tiitk balik untuk memperbaiki citra mereka dengan mengusut sampai tuntas ke akar-akarnya, siapa sebenarnya yang bertanggung jawab dengan rentetan kejahatan yang terjadi di Aceh akhir-akhir ini, itupun kalau memang aparat penegak hukum mau.

Kedua, tentang perayaan tahun baru. Tahun baru biasanya identik dengan perayaan. Mulai dari menunggu detik-detik pergantian tahun, berkumpul bersama kawan menikmatai momen setahun sekali, sampai dengan pesta kembang api. Di samping itu, momen tahun baru tidak k jarang digunakan sebagian orang untuk kembali merancang agenda-agenda, merencanakan target-target yang inign dicapai di tahun yang baru ini, walaupun terkadang beberapa resolusi tersebut tinggal  resolusi adanya, tanpa ada perubahan kecuali hanya sedikit sekali. Tidak ada yang salah dengan membuat resolusi dan target pencapaian untuk tahun ini, namun yang perlu diperhatikan seharusnya adalah target harian yang konsisten, bukan target yang dibuat setahun sekali tapi tidak jarang kita ingkari.

Setiap hari adalah hari baru, setiap hari adalah perayaan, setiap hari adalah evaluasai, setiap hari adalah pencapaian. Ini yang selalu saya coba yakinkan dalam hidup. Jadi perayaan tahun baru yang serba mewah seperti yang berlangsung semalam itu, kadang terlihat biasa saja bagi sebagian orang, namun terlihat luar biasa bagi orang lain. Ini hanya masalah sudut pandang saja.

Ketiga, mari juga bilang, kalau sudah semestinya kita sambut hari baru dengan semangat baru dan kegembiraan. Biarkan masa lalu kita jadikan pengalaman dan pelajaran, mari kita hadapi masa kini dan  mari kita berhati-hati dengan masa depan.

Kuotasi berikut ini, cocok juga sebagai penutup postingan di awal tahun kali ini,

“the young man dreams of the future, while the old man reminisces his past.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s